Sabtu, 14 Februari 2015

Sahabat selamanya..

Di awal detik permulaan kita tidak saling bersamaan, di awal detik perkenalan kita tidak saling menyatukan, di awal detik pertemuan kita tidak saling mengenalkan, namun , hari silih berganti..siang berganti malam. minggu berganti bulan.. putaran waktu terus menghilang.. putaran waktu terus beredar.. maka, mulalah terselit rasa mahabah mulalah terpalit rasanya kasih mulalah terpancar sinaran ukhwah mulalah mengenal arti apa itu persahabatan dalam mengharungi liku2 ini.. terkadang terselit rasa pedih terkadang terselit rasa marah terkadang terselit rasa gelisah namun , kami tidak mudah melatah hanya dengan sekecil mehnah.. direntas penuh cekal dan tabah diharung tanpa lemah dan rebah ditempis tanpa resah dan gundah kerna di situ telah lahir satu ikatan ukhwah yang kian bercambah.. kini, ku mulai sedari kita akan berpisah.. perpisahan ini datang tanpa diduga.. perpisahan ini datang menerpa.. titisan mutiara jernih menitis di pipi sungguh tak tertahan sebak di hati namun, itulah lumrah kehidupan setiap pertemuan ada perpisahan setiap permulaan ada pengakhiran namun ku sedari, di akhir detik ini kita telah saling menguatkan di akhir detik ini kita telah saling mengasihkan di akhir detik ini kita telah saling mengingatkan bahawa, perpisahan ini bukanlah selamanya perpisahan ini cuma seketika..cuma sementara selagi ukhwah ini kuat tersemat di jiwa selagi itulah kita bersama.. selamanya kita tetap bersama hingga ke syurga.. terima kasih duhai sahabat, keranamu lah ku kenal erti kematangan keranamu lah ku tak rapuh dengan godaan keranamu jualah ku kenal erti kedewasaan tatkala ku hampir jatuh kau pautku dengan mutiara katamu tatkala ku hampir terlena kau kejutkanku dari mimpi yang panjang Duhai Ilahi, doa dipanjat padaMu yang Kuasa agar ukhwah ini kekal selamanya agar ukhwah ini tiada pengakhirannya agar tiada tara di antara kita Sahabat selamanya.. amin ya rabbal alamin.. Penulis Lathifah Umaira Editor Alya Shasha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar